Sabtu, 25 Oktober 2014

Tulisan: Artikel Tentang Ekonomi Dan Bisnis


Perbandingan Cadangan  Devisa China, India Dan Indonesia




Artikel Ekonomi. Pesatnya pertumbuhan ekonomi China tidak lepas dari melimpahnya cadangan devisa yang dimiliki sebagai kapital yang akan terus memacu pembangunan di negeri tirai bambu tersebut. Berikut kita bahas Perbandingan Cadangan Devisa China, India, dan Indonesia untuk mengetahui seberapa besar kekuatan kapital masing-masing negara yang kini tingkat pertumbuhan ekonominya sangat tinggi di Asia.

China terus membuktikan diri sebagai raksasa ekonomi baru di Asia dengan membukukan cadangan devisa sebesar USD1,9056 triliun pada akhir September 2008. Bank Sentral China melalui jaringan internet Bank Rakyat China menyatakan, jumlah tersebut meningkat sebesar 32,9% dari tahun sebelumnya dan 25% lebih tinggi dari pada cadangan devisa di akhir 2007.

Meski demikian, pernyataan Bank Sentral China menyebutkan, pertumbuhan dari tahun ke tahun (year on year/yoy) masih dinilai rendah jika dibandingkan kuartal I yang mencapai kenaikan hingga 40%. Hal ini sebagai akibat perlambatan ekonomi global yang terjadi sejak sebulan lalu.Hingga saat ini China masih berada di peringkat pertama yang memiliki cadangan devisa terbesar di dunia. Berdasarkan data yang dikutip dari Reuters, China semakin menjauh dari Jepang yang berada di urutan ke-2. Sementara cadangan devisa Indonesia per akhir Agustus 2008 hanya USD58,356 miliar.

Cadangan devisa dunia pada akhir kuartal II tercatat menanjak hingga USD4,4 triliun, dari sebelumnya hanya USD1,5 triliun di awal dekade. Krisis finansial Amerika Serikat (AS) diprediksi akan memperkuat cengkeraman China pada perekonomian Amerika.
Hal ini terjadi karena Beijing kemungkinan akan banyak membeli sekuritas pemerintah AS dengan memanfaatkan cadangan devisanya yang kian menggelembung. China telah menguasai sekuritas AS senilai USD1,3 triliun atau sekitar 70% dari USD1,8 triliun cadangan devisa mereka.Hal ini memicu kekhawatiran di kalangan politisi AS bahwa penguasaan China yang begitu besar akan menjadikan negara itu sebagai ancaman utama bagi AS. Kendati demikian, para pakar mengatakan China tak mempunyai pilihan lain selain terus membeli aset dengan dominasi dolar.Ini dilakukan untuk mencegah pengurangan pada nilai asetnya, meski mereka mengetahui saat ini AS menghadapi risiko terperosok ke arah perekonomian yang terburuk sejak depresibesar pada dekade 1930-an.
"Mereka membutuhkan aset yang likuid dan aman, padahal aset yang demikian tak banyak di bagian dunia lainnya," ujar mantan Kepala Divisi China pada Dana Moneter Internasional (IMF) Eswar Prasad.

Menurut dia, jika China menghentikan pengiriman uangnya ke AS, dolar AS akan mengalami depresiasi atau defisit dengan cepat. Kemudian, dengan defisit neraca berjalan saat ini, tak ada satu pihak pun bersedia membiayai defisit tersebut sehingga dolar akan merosot dan mengikis nilai modal aset mereka.

Selama ini, kata dia, ekonomi AS dikelola melalui defisit neraca berjalan yang besar dan itu bisa memperburuk kondisi ekonomi, terkait rencana Washington menyelamatkan Wall Street dari gejolak ekonomi saat ini.Sementara itu, Direktur pelaksana Merrill Lynch China Liu Erhfei mengatakan, China akan mampu mempertahankan pertumbuhan yang wajar pada atau di atas 8%. Menurut dia, China perlu menjamin pertumbuhan yang berkelanjutan dan menjaga inflasi tetap terkendali untuk mengurangi dampak krisis keuangan global.
Hingga saat ini dia mengakui China belum mengalami gejolak seperti yang dihadapi perekonomian negara maju. Liu menambahkan, China memiliki "tugas sederhana", yakni mengatasi inflasi, menstabilkan pertumbuhan, dan meningkatkan permintaan domestik.

Kesimpulan
Cadangan devisa (foreign exchange reserves) adalah  mata uang asing oleh bank sentral dan otoritas moneter. Pada saat ini China memang memiliki cadangan devisa yang paling banyak. Jepang yang notabene adalah negara paling maju di Asia saja hanya memiliki cadangan devisa sebesar US $ 996,7 miliar disusul Rusia (US $ 582,2 miliar), India (US $ 295,3 miliar), Korsel (US $ 243,3 miliar). China jauh mengungguli cadangan devisa Amerika Serikat (US $ 72,5 miliar) dan Inggris (US $ 72,1 miliar).

Sumber:

ETIKA UTILITARIARISME DALAM BISNIS


Etika Utilitarianisme
Utilitarianisme berasal dari bahasa Latin yaitu “utilita”yang memiliki arti kegunaan. Utilitarianisme adalah sebuah teori yang diusulkan oleh David Hume (1711-1776) untuk menjawab moralitas yang saat itu mulai diterpa badai keraguan yang besar, tetapi pada saat yang sama masih tetap sangat terpaku pada aturan ketat moralitas yang tidak mencerminkan perubahan – perubahan radikal di zamannya.
Kemudian teori ini dikembangkan oleh Jeremy Bentham (1748 – 1832) dan John Stuart Mill (1806-1873). Secara umum, Etika Utilitarianisme mengenai bagaimana menilai baik buruknya suatu kebijaksanaan sosial politik, ekonomi dan legal atau hukum secara moral. Etika Ultilitarianisme, kebijaksanaan dan kegiatan bisnis sama – sama bersifat teologis. Artinya keduanya selalu mengacu pada tujuan dan mendasar pada baik atau buruknya suatu keputusan. Keputusan Etis = Utilitarianisme Keputusan Bisnis = Kebijakan Bisnis Ada dua kemungkinan dalam menentukan kebijakaan publik yaitu kemungkinan diterima oleh sebagian kalangan atau menerima kutukan dari sekelompok orang atas ketidaksukaan atas kebijakan yang dibuat.
Etika Utilitarianisme Dalam Bisnis
1.      Kriteria dan Prinsip Etika Utilitarianisme
2.      Nilai Positif Etika Utilitarianisme
3.      Utilitarianisme Sebagai Proses dan Standar Penilaian
4.      Analisa Keuntungan dan Kerugian
5.      Kelemahan Etika Utilitarianisme

Etika Utilitarianisme
1.      Dikembangkan pertama kali oleh Jeremi Bentham (1748 -1832).
2.   Adalah tentang bagaimana menilai baik buruknya suatu kebijaksanaan sosial politik, ekonomi dan legal secara moral..

Kriteria dan Prinsip Etika Utilitarianisme
1. Manfaat = Kebijaksanaan atau tindakan itu memiliki manfaat atau kegunaan tertentu.
2. Manfaat Terbesar = Kebijaksanaan atau tindakan itu mendatangkan manfaat besar bila dibandingkan dengan kebijaksanaan atau alternatif lainnya.
3. Manfaat Terbesar bagi sebanyak mungkin Orang = Kebijakan atau tindakan dinilai baik secara moral jika memiliki manfaat terbesar bagi banyak orang. Bertindaklah sedemikian rupa sehingga tindakanmu itu mendatangkan kebaikan.

Nilai Positif Etika Utilitarianisme
1. Rasionalitas, prinsip moral yang diajukan oleh etika utilitarianisme ini tidak didasarkan pada aturan – aturan kaku yang mungkin tidak kita pahami dan yang tidak bisa kita cari tahu keabsahannya. Justru sebaliknya, utilitarianisme rasional mengapa suatu tindakan dianggap baik.
2. Menghargai kebebasan setiap pelaku moral. Tidak ada paksaan bahwa orang harus bertindak sesuai dengan cara tertentu yang mungkin tidak diketahui alasannya mengapa demikian. Jadi, tindakan baik itu diputuskan dan dipilih sendiri berdasarkan kriteria yang rasional dan bukan sekedar mengikuti tradisi, norma atau perintah tertentu.
3. Universalitas, mengutamakan manfaat atau akibat dari suatu tindakan bagi banyak orang. Suatu tindakan akan dinilai baik secara moral bukan karena tindakan itu mendatangkan manfaat terbesar bagi orang yang melakukan tindakan itu, melainkan karena tindakan itu mendatangkan manfaat terbesar bagi semua orang yang terkait.

Utilitarianisme Sebagai Proses dan Standar Penilaian
1.      Etika utilitarianisme digunakan sebagai proses untuk mengambil keputusan, kebijaksanaan atau untuk bertindak. Ia menjadi sebuah metode untuk bisa mengambil keputusan yang tepat tentang tindakan atau kebijaksanaan yang akan dilakukan. Dalam wujud pertama ini, etika utilitarianisme dipakai untuk perencanaan, untuk mengatur sasaran dan target yang hendak dicapai.
2.       Etika utilitarianisme sebagai standar penilaian bagi tindakan atau kebijaksanaan yang telah dilakukan. Kriteria ini untuk menilai apakah suatu tindakan atau kebijaksanaan yang telah dilakukan memang baik atau tidak.
Analisa Keuntungan dan Kerugian
1.      Keuntungan dan kerugian, cost and benefits yang dianalisis tidak dipusatkan pada keuntungan dan kerugian perusahaan
2.       Analisis keuntungan dan kerugian tidak ditempatkan dalam kerangka uang. Dalam analisis ini perlu juga mendapat perhatian serius, bahwa keuntungan dan kerugian disini tidak hanya menyangkut aspek financial, melainkan juga aspek-aspek moral
3.       Analisis keuntungan dan kerugian untuk jangka panjang. Benefits yang menjadi sasaran utama semua perusahaan adalah long term net benefits
Kelemahan Etika Utilitarisme
1.      Pertama, manfaat merupakan konsep yg begitu luas shg dalam kenyataan praktis akan menimbulkan kesulitan yg tidak sedikit
2.      Kedua, etika utilitarisme tidak pernah menganggap serius nilai suatu tindakan pd dirinya sendiri dan hanya memperhatikan nilai suatu tindakan sejauh berkaitan dg akibatnya.
3.       Ketiga, etika utilitarisme tidak pernah menganggap serius kemauan baik seseorang
4.      Keempat, variabel yg dinilai tidak semuanya dpt dikualifikasi.
5.      Kelima, seandainya ketiga kriteria dari etika utilitarisme saling bertentangan, maka akan ada kesulitan dlam menentukan proiritas di antara ketiganya
6.      Keenam, etika utilitarisme membenarkan hak kelompok minoritas tertentu dikorbankan demi kepentingan mayoritas 

Sumber


1.
2.  

Jumat, 30 Mei 2014

RESENSI NOVEL

TIGA CINTA

Novel ini menceritakan tiga orang gadis remaja yang masih duduk di bangku sekolah  SMA di daerah sumatra utara medan.iya bertiga bernama wina ayunda,susan rinda mitha,dan resti fahrina.
Ketika bel  pulang sekolah berbunyi dan segeralah mereka memasukkan buku kedalam tas lalu wina bertanya kepada tdua temannya kita jadi  kepajak usu gak ? lalu Susan menjawab iya jadi. Berangkatlah mereka bertiga ke  salah satu pasar yang bernama  Pajak USU. Di Pajak Usu tempat menjaul makanan dan perlengkapan sekolah. Setibanya di pajak usu mereka melihat seseorang lelaki yang tampan. Lalu Susan berkenalan dengan lelaki itu, lelaki itu menyambut perkenalan Susan. Kemudian Susan memperkenalkan laki itu kepada Wina dan Resti.

Keesokan harinya Wina diperintahkan ibunya untuk membeli benang rajut di Medan Mall, ia paling tidak bisa belanja sendiri dan bertemu dengan orang asing disekelilingnya, dia mengajak dua orang sahabatnya tetapi mereka kompak tidak bisa menemani Wina pergi ke mall. Lalu Wina mengajak kakanya yang bernama Dony, kakaknya pun tidak mau juga menemani Wina pergi ke mall. Terpaksalah ia pergi sendiri. Sesampainya Wina di mall ia bertemu dengan Tito teman sekolahnya yang menyukai Wina sejak lama . Lalu Wina tidak meladeni Tito dia segera masuk kedalam Gramedia dengan tergesa-gesa. Didalam Gramedia Wina melihat beberapa novel, tiba-tiba ada yang memanggil Wina. Winapun melongok melihat seseorang itu yang wajahnya sangat menarik ternyata lelaki itu adalah Nathan. Cowok yang dulu berkenalan di pajak usu. Akhirnya Nathan mengajak Wina untuk makan dikafe, mereka pun memesan minuman sambil berbincang-bincang. Disela perbincangan Wina menerima sms dari ibunya lalu Wina bergegas pulang dan diantar oleh Nathan.

Dihari esok seusai pulang sekolah Wina dan Susan berjalan di koridor sekolah, Susan mengajak Resti untuk pergi ke pajak usu tetapi Resti tidak bisa karena mengikuti rapat mading. Sampai di gerbang sekolah tiba-tiba Nathan melihat Wina dan Susan. Nathan pun menawarkan jalan-jalan dan setelah itu Natan mengantarkan mereka pulang. Disanalah Wina yakin bahwa Nathan benar-benar menyukai dirinya.

Sesudah hari demi hari berjalan. Rasti mengajak ke dua sahabatnya untuk makan dikafe karena Rasti memenangkan lomba cerpen dimading sekolah. Dikafe tersebut Rasti dan sahabatnya bertemu dengan seorang lelaki tampan yang bernama Jeryco berkenalanlah Rasti dengan Jeryco. Jeryco duduk disamping Wina, dan ternyata Jeryco pun lebih terkesima dengan Wina dibandingkan Rasti.

setelah sekian lama Wina berkenalan dengan Jeryco dan Nathan, tepat di hari Kamisnya. Nathan dan Jeryco secara bersamaan mengajak Wina untuk makan malan pada  hari Sabtu. Wina bingung untuk memilih jalan bersama Nathan atau Jeryco. Ahirnya di malam minggu pertema Wina pergi makan malam dengan Nathan dan dimalam minggu berikutnya Wina makan malam dengan Jeryco.

Setelah makan malam dengan mereka berdua, Wina memikirkan kedua orang cowok itu yang dia cintai apakah Nathan atau Jeryco itu merupakan hal yang sulit bagi Wina, lalu dia meminta dua sahabatnya untuk mendekati Nathan dan Jeryco supaya Wina tahu cowok mana yang benar mecintai Wina.
Setelah Susan mendekati Nathan dan Restti dengan Jeryco, ternyata berpacaranlah kedua sahabatnya itu dengan pasangan masing-masing. Wina sebagai sahabatnya pun terkejut karena tahu dua sahabatnya itu telah berpacaran dengan dua lelaki yang menyukai dia.

Semenjak kejadian sahabatnya yang telah menghianati dirinya, Tito datang dan selalu memberi perhatian yang lebih kepada Wina. Karena perhatian Tito yang sangat tulus kepada Wina, tumbuhlah rasa sayang Wina terhadap Tito. Dan akhirnya mereka berdua resmi berpacaran

RESENSI NOVEL :

1. Judul Novel      : TIGA CINTA
2. Penulis             : T.sandy Situmorang
3. Penerbit            : Media Pressindo
4. Tahun Terbit     : 2013
5. Tebal Halaman   : 244


Kelebihan Novel : novel ini memberikan arti tentang sahabat dan arti tentang cinta yang tulus.

Kekurangan Novel : didalam novel ini terdapat kata-kata yang berbelit-belit sehingga sulit untuk dipahami.
Karakter Tokoh Dalam Novel

1. Wina                  : sabar dan terlalu percaya dengan sahabat
2. Susan dan Resti :  sahabat Wina yang baik tetapi menghianati
 sahabat sendiri
3. Tito                   : teman sekolah yang akhirnya menjadi pacar
                                 Wina . Tito memiliki sifat yang baik, setia, dan sabar
4.Natan dan Jeryco : seorang lelaki yang sama-sama menyukai Wina tetapi mereka berdua  lelaki yang memiliki sifat mudah tergoda oleh wanita lain.